Karawang || Blitzzava — Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, mulai memasuki tahapan pendaftaran bakal calon. Bina Sandra, mantan Kepala Dusun Sukamaju, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Cikampek Timur pada Rabu, 9 September 2026.
Bina Sandra mendaftar pada pelaksanaan Pilkades serentak gelombang II untuk periode 2027–2035. Kedatangannya ke lokasi pendaftaran turut diantar ratusan pendukung yang memberikan dukungan terhadap langkahnya mengikuti kontestasi kepala desa.Pendaftaran tersebut menjadi salah satu perhatian masyarakat Cikampek Timur. Bina Sandra diketahui bukan sosok baru bagi warga. Pengalamannya sebagai Kepala Dusun Sukamaju membuatnya cukup mengenal berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat lingkungan.Selain pernah menjalankan tugas sebagai kepala dusun, Bina Sandra juga kerap dipercaya membantu masyarakat sebagai sopir ambulans. Aktivitas tersebut membuat dirinya banyak berinteraksi langsung dengan warga dalam berbagai kondisi.
Ketua Panitia Pilkades Cikampek Timur, Eman Sulaeman, membenarkan bahwa Bina Sandra telah melakukan pendaftaran sebagai bakal calon Kepala Desa Cikampek Timur pada Rabu, 9 September 2026.
Sementara itu, setelah mendaftarkan diri, Bina Sandra menyampaikan sejumlah program yang menjadi prioritas apabila nantinya mendapat mandat masyarakat dan terpilih sebagai Kepala Desa Cikampek Timur periode 2027–2035.
Tiga sektor yang menjadi perhatian Bina Sandra yakni kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan UMKM.
Untuk sektor kesehatan, Bina Sandra mengatakan akan mendorong peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan koordinasi pemerintah desa dengan kader kesehatan, Posyandu, fasilitas pelayanan kesehatan, serta berbagai program pemerintah yang dapat diakses masyarakat.
Menurutnya, pelayanan kesehatan harus mudah dijangkau masyarakat dan pemerintah desa perlu memastikan kelompok yang membutuhkan perhatian mendapatkan pendampingan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Di bidang pendidikan, Bina Sandra memberikan perhatian terhadap anak-anak yang mengalami putus sekolah. Ia menilai pemerintah desa perlu melakukan pendataan dan membangun koordinasi dengan pihak terkait agar anak-anak tersebut memiliki kesempatan untuk kembali mendapatkan pendidikan.
“Kalau saya diberi amanah oleh masyarakat, pendidikan akan menjadi salah satu perhatian. Anak-anak yang putus sekolah harus kita data dan kita carikan solusi bersama, sehingga mereka tetap mempunyai kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sesuai program yang tersedia,” ujar Bina Sandra.
Sementara untuk sektor UMKM, Bina Sandra ingin mendorong pelaku usaha di Desa Cikampek Timur agar semakin berkembang. Upaya tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui pendataan pelaku UMKM, pembinaan, peningkatan keterampilan, penguatan pemasaran, serta menghubungkan pelaku usaha dengan program pemerintah maupun lembaga terkait sesuai ketentuan.
“UMKM harus kita dorong supaya lebih berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah desa dapat berperan dalam pendataan, pembinaan, pemasaran dan membuka akses terhadap program yang sesuai dengan aturan,” katanya.
Bina Sandra menegaskan, ketiga program tersebut merupakan prioritas yang akan diperjuangkan apabila dirinya memperoleh kepercayaan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas selama tahapan Pilkades berlangsung. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi dan tidak seharusnya mengganggu persaudaraan antarwarga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan mengantar saya dalam proses pendaftaran. Dukungan ini merupakan amanah. Jika nanti diberikan kepercayaan, saya ingin bekerja untuk masyarakat dan menjalankan pemerintahan desa dengan sebaik-baiknya,” tutur Bina Sandra.
Pilkades Cikampek Timur gelombang II periode 2027–2035 diharapkan dapat berlangsung secara demokratis, aman, tertib, dan tetap mengedepankan persatuan masyarakat.
( Syihab & Jim )


