Tiga Perempuan Terpilih Jadi Anggota BPD Wancimekar Periode 2026–2034

Karawang || Blitzzava — Proses pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk periode 2026–2034 telah selesai digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026.

Pelaksanaan pemilihan dibagi dalam beberapa sesi berdasarkan keterwakilan wilayah dusun dan keterwakilan perempuan. Mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan proses berjalan tertib sekaligus memberikan ruang keterwakilan masyarakat dari tiga dusun di Desa Wancimekar.

Pada Sabtu (22/8/2026), pemilihan digelar dalam dua sesi. Sesi pertama diperuntukkan bagi keterwakilan laki-laki dari Dusun Cariu, dilanjutkan sesi kedua untuk keterwakilan laki-laki dari Dusun Karajan.

Sementara pada Minggu (23/8/2026), pemilihan dilanjutkan untuk keterwakilan laki-laki dari Dusun Kalioyod. Sesi berikutnya khusus memilih keterwakilan perempuan dari Dusun Cariu, Dusun Karajan dan Dusun Kalioyod.

Tiga Calon Perempuan Raih Suara Tertinggi

Dalam pemilihan keterwakilan perempuan, terdapat lima calon yang memperebutkan tiga kursi anggota BPD.

Hasil penghitungan suara menetapkan tiga calon dengan suara terbanyak sebagai anggota BPD terpilih, yakni:

1. Sri Wahyuni — 52 suara

2. Iis Jamilah — 46 suara

3. Sukamti — 27 suara

4. Henti Suminar — 11 suara

5. Indira Gustiasdini — 1 suara

Dengan hasil tersebut, Sri Wahyuni, Iis Jamilah dan Sukamti dinyatakan terpilih sebagai anggota BPD Desa Wancimekar periode 2026–2034 dari keterwakilan perempuan.

Iis Jamilah yang maju sebagai calon nomor urut 4 berhasil menempati posisi kedua dengan perolehan 46 suara.

Komposisi BPD

Dengan terpilihnya tiga perempuan tersebut, komposisi anggota BPD Desa Wancimekar periode 2026–2034 terdiri atas sembilan anggota, yakni enam laki-laki dan tiga perempuan.

Keterwakilan tersebut diharapkan dapat memperkuat penyerapan aspirasi masyarakat serta memberikan perspektif yang lebih luas dalam pelaksanaan fungsi BPD, termasuk pengawasan, penyampaian aspirasi dan membangun sinergi dengan Pemerintah Desa.

Usai dinyatakan terpilih, Iis Jamilah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Wancimekar yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

«“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Wancimekar yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada saya. Kepercayaan ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Iis.»

Menurutnya, terpilih sebagai anggota BPD bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk menjalankan amanah dan mengabdi kepada masyarakat.

Ia juga berkomitmen membangun komunikasi yang baik dengan Pemerintah Desa dan seluruh unsur masyarakat.

«“Saya ingin menjadi bagian dari BPD yang terbuka terhadap masyarakat, mau mendengar setiap aspirasi dan ikut mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan dan akuntabel,” katanya.»

Iis juga membawa visi untuk mendorong BPD yang responsif, transparan dan akuntabel sebagai mitra strategis Pemerintah Desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih maju dan sejahtera.

Misinya antara lain mengoptimalkan fungsi pengawasan secara objektif dan konstruktif, membangun komunikasi yang harmonis dengan kepala desa serta lembaga desa lainnya, dan menyerap serta menyalurkan aspirasi masyarakat.

«“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Semoga saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan memberikan manfaat bagi Desa Wancimekar. Kepercayaan masyarakat akan saya jadikan motivasi untuk terus belajar, bekerja dan mengabdi,” tuturnya.»

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian pengisian anggota BPD selama dua hari, Desa Wancimekar kini memiliki susunan BPD periode 2026–2034 yang diharapkan mampu menjalankan fungsi kelembagaan serta menjadi jembatan aspirasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Bersama membangun desa untuk mewujudkan Desa Wancimekar yang lebih maju. ***

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال